BeritaLangkatTNI AD

Jembatan TMMD 128 di Pasar Rawa Hampir Rampung, TNI Ubah Kayu Usang Jadi Akses Kokoh untuk Warga

7
×

Jembatan TMMD 128 di Pasar Rawa Hampir Rampung, TNI Ubah Kayu Usang Jadi Akses Kokoh untuk Warga

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Langkat

Pembangunan jembatan melalui program TMMD ke-128 di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, menunjukkan progres signifikan dan kini memasuki tahap akhir. Jembatan yang sebelumnya hanya berupa lintasan sederhana dari kayu usang, kini disulap menjadi akses permanen yang lebih kokoh dan layak bagi masyarakat.

Program yang digagas Kodim 0203/Langkat ini merupakan hasil sinergi TNI bersama pemerintah daerah serta dukungan aktif masyarakat setempat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan akses penghubung antar dusun yang selama ini terbatas.

Di lokasi pembangunan, suasana gotong royong terlihat begitu kuat. Personel TNI dan Polri bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pengerjaan, mulai dari penyusunan material hingga tahap finishing.

Jembatan dengan panjang sekitar 6 meter dan lebar 4 meter ini dirancang sebagai akses vital, khususnya bagi para petani di wilayah pesisir. Selama ini, keterbatasan infrastruktur kerap menjadi kendala dalam mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut hampir rampung berkat kerja sama semua pihak.

“Pembangunan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat yang terus terjaga sejak awal kegiatan.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, jembatan ini menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Pasar Rawa. Selain menghubungkan wilayah, juga memperkuat rasa kebersamaan serta optimisme masyarakat terhadap pembangunan di daerah mereka.

Dengan hampir selesainya pembangunan, warga kini menantikan manfaat nyata dari infrastruktur tersebut yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi kehidupan sehari-hari.