Duta Berita Nusantara | Palembang
HARI KE-8
SIAPA PENJAGA BRANKAS RAKYAT?
Oleh : Ki Bagus Arfan ( Pimpinan Umum Media Pers Online Duta Berita Nusantara)
Mang Robin, Ranger Gawang Integritas
Pagi itu, Warung Integritas terasa tenang.
Di tengah lapangan berdiri sebuah bangunan tua yang oleh warga disebut Brankas Rakyat.
Mang Ebin menatap bangunan itu cukup lama.
Lalu ia bertanya kepada Mang Robin yang sedang menikmati kopi.
“Mang Robin, kalau kita disebut Penjaga Brankas Rakyat, sebenarnya tugas kita apa?”
Mang Robin tersenyum.
“Pertanyaan bagus, Bin.”
Tak lama kemudian, Neng Kirana datang membawa lentera kecilnya. Kak Ardi menyusul dengan buku catatan yang selalu dibawanya.
Mereka duduk melingkar.
Hari itu mereka sepakat membahas peran masing-masing sebagai Pasukan Rangers Integritas.
Mang Robin berdiri lebih dulu.
Ia berjalan menuju sebuah gawang tua yang tak jauh dari Warung Integritas.
Tangannya menyentuh tiang gawang yang mulai dimakan waktu.
“Tugasku sederhana,” katanya.
“Menjaga agar bola korupsi tidak masuk ke gawang amanah rakyat.”
Mang Ebin mengangguk, namun masih penasaran.
“Memangnya semudah itu, Mang?”
Mang Robin tersenyum tipis.
“Tidak.”
“Kadang ancaman datang terang-terangan.”
“Kadang diam-diam.”
“Kadang memakai wajah ramah.”
“Kadang memakai topeng kepentingan.”
Semua terdiam.
Mang Robin lalu menunjuk ke arah Brankas Rakyat.
“Menjadi penjaga amanah bukan berarti merasa paling benar.”
“Melainkan selalu siap mengingatkan ketika ada yang mulai keluar jalur.”
Neng Kirana memperhatikan dengan saksama. Kak Ardi mulai mencatat.
Mang Robin melanjutkan:
“Penjaga gawang tidak selalu menjadi pemain yang paling terkenal.”
“Tetapi saat semua orang lengah, dialah yang berdiri paling akhir.”
Mang Ebin mulai memahami.
Tugas Mang Robin bukan sekadar menjaga, tetapi juga mengawasi, mengingatkan, dan tetap berdiri ketika banyak orang memilih diam.
Sebelum kembali duduk, Mang Robin berpesan:
“Amanah rakyat terlalu berharga untuk dijaga oleh orang yang mudah tergoda.”
“Amanah rakyat membutuhkan orang yang berani berkata tidak, ketika yang lain berkata iya.”
Matahari mulai meninggi. Angin berembus pelan melewati lapangan.
Mang Robin kembali ke kursinya.
Kini Mang Ebin benar-benar mengerti.
Mengapa sahabatnya disebut Ranger Gawang Integritas.
Karena selama masih ada yang menjaga gawang amanah…
Harapan rakyat tidak akan pernah kehilangan penjaganya.
QUOTE MANG ROBIN
“Integritas adalah gawang terakhir yang tidak boleh kebobolan.”
“Penjaga amanah boleh lelah, tetapi tidak boleh lengah.”
“Ketika yang lain memilih diam, penjaga integritas harus tetap berdiri.”
“Brankas Rakyat tidak membutuhkan penjaga yang kuat, tetapi penjaga yang tidak tergoda.”
#33dayintegritychallenge
#AksiKita
#lawankorupsi
#biasakanyangbenar
#JurnalisHebatBerintegritas














