BeritaHukrimNasional

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

26
×

Jaksa Agung Buka PERSAJA Literacy Space: Membangun Fondasi Intelektual Jaksa yang Berwawasan Global

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Jakarta

Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin secara resmi membuka kegiatan PERSAJA Literacy Space yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke-75 Tahun 2026 bertempat di M Bloc, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengajak seluruh hadirin untuk merefleksikan kembali makna literasi sebagai kompetensi mendalam yang mencakup kemampuan membaca, menulis, serta berpikir kritis dalam mengolah informasi secara komprehensif.

“Kegiatan ini merupakan ruang strategis bagi peradaban hukum yang berfungsi sebagai pusat pengembangan pengetahuan hukum progresif serta katalisator bagi lahirnya Jaksa yang berintegritas dan berwawasan global,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung menerangkan bahwa tema HUT PERSAJA ke-75 yaitu “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”. Ia memaknai hiposentrum sebagai pusat kekuatan yang tidak hanya menopang, tetapi juga menggerakkan PERSAJA agar tampil sebagai episentrum intelektual dan profesional.

Hal itu menjadi sangat krusial mengingat tantangan hukum saat ini tidak lagi hanya terbatas pada aturan formal, melainkan pada pola pikir dalam memahami dan menjalankan aturan tersebut di tengah perkembangan informasi yang sangat pesat.

Lebih lanjut, Jaksa Agung mengungkapkan keprihatinannya terhadap fakta literasi di Indonesia, di mana survei Perpustakaan Nasional menunjukkan penurunan kebiasaan membaca rutin pada anak muda dari 54% di tahun 2015 menjadi 37%. Kondisi ini diperkuat dengan data UNESCO tahun 2024 yang merilis bahwa minat literasi di Indonesia hanya sebesar 0,001%, yang berarti hanya satu dari seribu orang yang rajin membaca.

“Oleh karena itu, kehadiran PERSAJA Literacy Space diharapkan mampu mengubah paradigma dan membangun kembali kapasitas intelektual Jaksa guna memperkuat kepercayaan publik,” imbuh Jaksa Agung.

Sebagai penutup, Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap karya-karya buku yang dihasilkan oleh para Jaksa sebagai warisan intelektual dan rekam integritas untuk masa depan hukum Indonesia. Melalui karya-karya tersebut, Ia menegaskan bahwa Jaksa tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga harus unggul di ruang pemikiran.

Jaksa Agung berharap PERSAJA Literacy Space menjadi infrastruktur intelektual yang berkelanjutan guna memastikan PERSAJA tetap berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wakil Gubernur DK Jakarta Rano Karno, Para Jaksa Agung Muda dan Para Kepala Badan, Para Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung, serta narasumber yang hadir salah satunya penulis terkemuka Tere Liye.

Sumber Resmi:

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM