Palembang |Duta Berita Nusantara
Islam merupakan agama yang memberikan keyakinan penuh terhadap Tuhan Allah SWT dan Rasulnya Muhammad SAW.
Oleh karena itu, semua umat Islam, wajib meyakini dan mengetahui tentang adanya Allah dengan segala kesempurnaan-NYA, serta meyakini Rasulullah Muhammad SAW sebagai utusanNYA.
Selanjutnya, bersyukur terhadap Nikmat Allah, dan meningkatkan ketaqwaan, merupakan bentuk pengakuan, penghargaan dan rasa terimakasih kita kepada Allah atas segala pemberianNya, baik yang besar maupun yang kecil.
Hal tersebut diatas, disampaikan oleh Ustad Doni Pratama dalam Khutbah Jumat 5 Juni 2026 di Masjid Ilham Jalan Supersemar Kelurahan Pipa reja Kecamatan Kemuning Kota Palembang.
Dikatakan oleh Ustad Doni, dengan banyak bersyukur baik disaat lapang maupun sempit, maka hidup akan terasa lebih berkah dan bermakna.
” Selain itu, Khatib juga mengajak Jamaah Jumat, untuk selalu meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah, dengan menjalankan segala perintahnya, dan menjauhi semua larangannya ” ujar Ustad Doni.
Dia juga menjelaskan, bahwa dengan Taqwa inilah, Allah menjanjikan kemuliaan bagi hamba-hamba-Nya.
” Sebagaimana yang termaktub dalam Alquran surat Al-Hujarat ayat 13 dijelaskan bahwa Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah, adalah orang yang paling bertaqwa ” katanya.
Diperjelas oleh Ustad Doni, Mensyukuri hidup merupakan wujud ketaatan manusia kepada Allah SWT.
” Sebagai seorang Hamba, maka wajib bagi kita untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena kita telah diberikan kehidupan yang penuh dengan kemuliaan, sebagaimana Firman Allah dalam Alquran surat Ibrahim ayat 7 yang artinya, sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, namun jika kamu mengingkari Nikmatku, sesungguhnya Azabku benar benar sangat keras ” ungkap Ustad Doni.
Di akhir khutbahnya, Ustad Doni Pratama kembali mengingatkan para Jamaah Sholat Jumat, untuk terus bertaqwa kepada Allah dan menunjukkan ke Ikhlasannya terhadap Nikmat yang telah Allah berikan
” Dalam surat Ibrahim ayat 7 ini, jelas menunjukkan bahwa Syukur merupakan kunci untuk menambah nikmat Allah, dan oleh karena itu, Mari kita terima ketentuan Allah dengan Ikhlas, basahi Lisan kita dengan senandung pujian kepada Allah, serta lakukan perbuatan dijalan yang di ridhainya ” ujarnya.














