Palembang | Duta Berita Nusantara
Anak Yatim adalah anak yang ditinggal mati oleh ayahnya saat masih kecil atau belum memasuki usia baligh.
Anak Yatim yang kurang mampu, memiliki kedudukan yang utama dan menjadi prioritas dalam menerima santunan, zakat, infaq dan sedekah.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam menjanjikan orang orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan tempat di surga, sebagaimana yang tertuang dalam salah satu haditsnya yang diriwayatkan oleh HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas, yang mengatakan ” orang -orang yang memelihara anak yatim diantara umat muslim, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah akan memasukkannya kedalam surga, kecuali dia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni “.
Sejalan dengan hal tersebut, hari ini Rabu 8 Juli 2026, Majelis Taklim Masjid Al Multazam Kalidoni Kota Palembang, melaksanakan kegiatan santunan terhadap 12 orang anak yatim dan 13 orang dhuafa, bertempat di Masjid Al Multazam Kalidoni.
Hadir dikesempatan tersebut, Ketua RT 46 RW 07 Kelurahan Kalidoni Guswan Marsoni SE, Ketua Masjid Al Multazam Ustad Fitriyadi SE, Ketua Majelis Taklim Lina Anggraini dan puluhan Jamaah Majelis taklim Masjid Al Multazam.
Acara yang dimulai usai Sholat Dzuhur ini, dihadiri pula oleh perwakilan Kemenag Kota Palembang Yulianti dan Penceramah Ustad H Tajudin Hasbullah S.Ag, M.Si.
Dalam Tausiahnya, Ustad Tajudin mengatakan, tentang begitu mulianya anak Yatim, hingga Allah SWT menjanjikan balasan yang istimewa bagi orang orang yang menyantuni anak yatim.
” Selain dijamin masuk Surganya Allah, mereka yang menyantuni anak yatim, juga dijanjikan mendapatkan pertolongan dari Allah, ketika mereka mengalami masalah atau kesulitan ” ujar ustad Tajudin.

Dia juga mengatakan, kemuliaan lain bagi orang yang memelihara ataupun menyantuni anak yatim adalah terhindar dari siksaan di akhirat.
” Siksaan di akhirat tidak seperti di dunia, siksaannya sangat pedih dan menyakitkan, dan salah satu cara agar terhindar dari siksa akhirat adalah menyantuni anak yatim ” katanya
Dia juga menjelaskan, dalam hadist riwayat Thabrani dan Abu Hurairah tertulis jelas disana, bahwa Rasulullah SAW mengatakan ” Demi yang mengutusku dengan Haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti, bagi orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya ,” jelas ustad Tajudin.
Disisi lain dijelaskannya, bahwa berdasarkan beberapa hadist diatas, maka dapat disimpulkan, orang-orang yang berisikap baik dan penuh kasih sayang kepada anak yatim, maka tidak akan disiksa oleh Allah dihati Kiamat nanti.
” Keutamaan menyantuni anak yatim sangatlah dahsyat, hingga dapat membuat orang-orang yang melakukannya, berkesempatan untuk menjadi teman Rasulullulah saat kelak di surga ” tuturnya.
Diakhir Tausiahnya, ustad Tajudin mengajak seluruh Jamaah Majelis Taklim Masjid Al Multazam, untuk selalu melakukan kegiatan yang akan mendapat ridhanya Allah SWT.
” Lanjutkan kebiasaan kita dalam menyantuni anak yatim dan juga dhuafa, karena selain membantu sesama manusia mahluk ciptaan Allah, terlebih lagi karena Allah SWT telah menjanjikan kemuliaan bagi mereka yang dengan tulus dan ikhlas menyantuni anak Yatim dan dhuafa ” ungkapnya.
Dari pantauan awak media Duta Berita Nusantara, kegiatan santunan ini berlangsung lancar, dan setiap penerima santunan mendapatkan beras 5 Kg dan tiga amplop yang berisikan uang tunai, yang berasal dari donatur hamba Allah serta dari Majelis Taklim Masjid Al Multazam.
Acara Santunan bagi anak yatim dan dhuafa ini, ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Ketua Masjid Al Multazam Ustad Fitriyadi SE. (Yuliardi)













