Scroll untuk baca artikel
BeritaKontrol Sosial

Lampu Jalan di Jalur Patal Pusri–Kalidoni Berbulan-bulan Padam, Warga Soroti Keamanan dan Pelayanan Publik

3
×

Lampu Jalan di Jalur Patal Pusri–Kalidoni Berbulan-bulan Padam, Warga Soroti Keamanan dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Palembang | Duta Berita Nusantara

Kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas Jalan Patal Pusri, tepatnya mulai dari kawasan Booster PDAM Kalidoni menuju arah Pusri, kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, sejumlah titik lampu jalan di kawasan tersebut dilaporkan telah padam selama berbulan-bulan sehingga mengurangi kenyamanan, keindahan, serta rasa aman bagi para pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan awak media Duta Berita Nusantara di lokasi pada malam hari, sejumlah ruas jalan tampak minim penerangan. Kondisi tersebut membuat suasana jalan menjadi gelap, sementara arus kendaraan tetap ramai melintas.

Sejumlah warga menilai kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan diperkirakan mendekati satu tahun, dan hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang signifikan terhadap sejumlah titik lampu yang padam.

Mang Rohim, salah seorang pengguna jalan yang ditemui awak media mengatakan, minimnya penerangan jalan dikhawatirkan dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal.

“Kalau lampu jalan gelap, kami takut ada kecelakaan atau hal-hal yang bisa memicu tindakan kriminal di sekitar jalan. Memang kalau malam suasananya terasa mencekam karena minim penerangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bembi, seorang pengemudi ojek online yang hampir setiap malam melintasi jalur tersebut.

“Melihat jalan yang minim lampu penerangan tentu cukup mengkhawatirkan bagi kami yang bekerja pada malam hari. Semoga segera mendapat perhatian agar pengguna jalan merasa lebih aman,” ungkapnya.

Kondisi tersebut juga mendapat perhatian dari  Kibagus  Arfan Pimpinan Umum Media Pers Online Duta Berita Nusantara sekaligus Badan Pengawas Nusantara Hijau Bersatu Indonesia, yang selama ini aktif menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelayanan publik.

Menurutnya, penerangan jalan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat serta menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan publik.

Ia menilai kondisi lampu jalan yang padam dalam waktu cukup lama perlu menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, mengingat hal tersebut berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan serta wajah Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya mencerminkan semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia untuk mendorong terciptanya lingkungan yang aman, bersih, tertata, indah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Penerangan jalan yang berfungsi dengan baik tidak hanya mendukung aspek keindahan kota, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman, mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, meminimalkan risiko tindak kriminal, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.

Sementara itu, Ketua Umum Nusantara Hijau Bersatu Indonesia, Andi Samsul, mengajak seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat fungsi kontrol sosial sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

“Kepedulian terhadap lingkungan dan kontrol sosial harus terus kita tingkatkan bersama. Lampu penerangan jalan yang berfungsi dengan baik sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan pengguna jalan untuk menikmati suasana malam yang terang, aman, dan nyaman,” ujar Andi Samsul.

Ia berharap instansi yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan lampu penerangan jalan segera melakukan pendataan, evaluasi, dan perbaikan terhadap titik-titik lampu yang padam.

“Pihak terkait diharapkan dapat menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Perbaikan fasilitas umum, termasuk lampu penerangan jalan, merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat Kota Palembang yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut,” tegasnya.

Andi Samsul juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga fasilitas umum serta menyampaikan aspirasi demi mewujudkan Kota Palembang yang aman, nyaman, dan indah sesuai semangat Gerakan Indonesia ASRI.

Kami mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Palembang agar tetap Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagaimana semangat Gerakan Indonesia ASRI.

Perawatan fasilitas umum, termasuk lampu penerangan jalan, merupakan bagian penting dalam menciptakan kota yang aman, nyaman, serta memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan. Diharapkan instansi yang berwenang segera mengambil langkah nyata agar pelayanan publik semakin optimal dan kepercayaan masyarakat terus terjaga.

Penulis: RobinEditor: Redaksi Dbn