Palembang | Duta Berita Nusantara
Meski telah dua kali dilakukan perbaikan, ruas Jalan Batu Kapur tepat di tikungan depan Alfamart Komplek Multiwahana, Kota Palembang, kembali mengalami kerusakan berupa lubang.
Kondisi tersebut kembali menjadi sorotan masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, pesepeda, hingga warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Berdasarkan hasil pantauan awak media pers DBN, kerusakan berada tepat di area tikungan yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Lubang yang muncul di badan jalan berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat malam hari ketika pencahayaan terbatas maupun ketika hujan turun dan genangan air menutupi permukaan jalan sehingga kondisi lubang sulit terlihat.
Ironisnya, ruas jalan tersebut sebelumnya telah dua kali dilakukan perbaikan, namun kerusakan kembali muncul dalam waktu yang relatif singkat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai efektivitas hasil pekerjaan serta pentingnya evaluasi terhadap kualitas perbaikan yang telah dilaksanakan.

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Palembang melalui instansi teknis terkait segera melakukan penanganan secara menyeluruh. Masyarakat menginginkan perbaikan yang dilakukan tidak lagi bersifat sementara, melainkan sesuai standar mutu dan spesifikasi teknis sehingga memberikan manfaat jangka panjang serta menjamin keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Laskar Garuda Indonesia (LGI) Kota Palembang, Roby, mengatakan bahwa kondisi jalan yang kembali rusak meski telah dua kali diperbaiki patut menjadi perhatian bersama.
“Kami berharap instansi teknis segera melakukan evaluasi terhadap ruas Jalan Batu Kapur, khususnya di tikungan depan Alfamart Komplek Multiwahana.

Jalan ini sudah dua kali diperbaiki, namun kembali mengalami kerusakan. Tentunya masyarakat berharap perbaikan yang dilakukan benar-benar sesuai standar mutu sehingga hasilnya lebih berkualitas dan tidak cepat rusak,” ujar Roby.
Roby menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kontrol sosial yang konstruktif demi mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kondisi jalan yang rusak justru membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kami berharap masukan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi sehingga pembangunan infrastruktur ke depan semakin berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Umum Media Pers Online Duta Berita Nusantara, Ki Bagus Arfan menegaskan bahwa Jurnalis memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, independen, dan bertanggung jawab.

“Pemberitaan ini bukan untuk menyalahkan pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Jalan yang sudah dua kali diperbaiki namun kembali mengalami kerusakan tentu menjadi perhatian bersama dan perlu dievaluasi agar perbaikan berikutnya benar-benar sesuai standar mutu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Infrastruktur jalan yang baik merupakan hak masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan, kenyamanan, serta aktivitas perekonomian,” tegas Ki Bagus.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kita semua masyarakat berharap Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota Palembang dan instansi teknis terkait dapat segera melakukan evaluasi serta penanganan secara komprehensif terhadap ruas Jalan Batu Kapur di tikungan depan Alfamart Komplek Multiwahana, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
Perbaikan infrastruktur yang berkualitas merupakan bentuk tanggung jawab pelayanan publik sekaligus wujud pemanfaatan anggaran yang efektif demi kepentingan masyarakat.













