Palembang | Duta Berita Nusantara
Gelaran Acara Spectarion 2026 Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-45 SMA Negeri 6 Palembang, hari ini (31/7) memasuki Hari Ketiga, dan Pada pagi hari tadi, telah dilaksanakan Final Lomba Cerdas Cermat (LCC).
Ada 3 Sekolah yang berhasil masuk kedalam Final LCC tersebut, masing Masing SMA Negeri 17 Team A, SMA Negeri 17 Team B dan SMA Negeri 13 Palembang.
Dari Pantauan Awak Media Duta Berita Nusantara langsung dari Lokasi Kegiatan, LCC ini dilaksanakan di Panggung Utama Spectarion 2026, dan kegiatan tersebut berjalan Lancar, terlihat masing-masing Team berusaha untuk berhasil meraih Predikat Juara Pertama.

Di akhir Lomba Cerdas Cermat, ternyata SMA Negeri 17 Team 2 dengan Peserta Jonatan Aritonang, Kelvinherva Rezi dan M Firdhi Ataya, berhasil menduduki Peringkat Pertama, dengan Total Nilai 195, disusul Peringkat Kedua yakni SMA Negeri 17 Team 1 dengan Total Nilai 130 dan di peringkat ke Tiga adalah SMA Negeri 13 dengan Total Nilai 80.
Hadir menyaksikan Final LCC di Panggung utama tersebut, Kepala SMA Negeri 6 Palembang M Yamin S.Ag, M.Pd.i, Para Wakasek, Para Guru SMA Negeri 6 dan Undangan lainnya.
Usai Final LCC dilaksanakan Lomba Tari Kreasi, yang diikuti oleh 5 sekolah, masing – masing SMA Negeri 16 Palembang, yang membawakan Tari Berjudul Asmara Puteri Kirana, SMA Negeri 20 yang membawakan tari berjudul Tana’ Membera, SMA Negeri 15 dengan Tarian Diah Gitarja, SMA Negeri 5 Dengan Tari Asmara Puteri Kirana, dan SMA Negeri 7 dengan tari asal Sumatera Barat berjudul Parampuan.
Informasi yang diperoleh dari Yuniar S.Pd Guru Matematika SMA Negeri 6 Palembang, untuk kegiatan hari terakhir atau hari keempat besok pagi 1 Agustus 2025, adalah kegiatan internal yakni Jalan santai, yang diikuti oleh Guru, Karyawan, Siswa dan Alumni SMAN Negeri 6 Palembang, dengan Start dan Finish di SMA Negeri 6 Palembang.
” Setelah jalan santai akan dilaksanakan doorprize, dilanjutkan dengan Pembagian Hadiah kepada Pemenang Lomba kegiatan SPECTARION, dan penutupan secara resmi Spectarion 2026 oleh Bapak Kepala Sekolah ” pungkasnya.
(Yuliardi)













