Palembang |Duta Berita Nusantara
Peringatan HUT Pramuka Ke-65 dan Pembukaan Jambore Nasional XII tahun 2026, sore hari tadi Resmi Dibuka oleh Presiden Republik Indonesia yang diwakili oleh Menpora Erick Thohir di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur Jakarta Timur.
Acara diawali dengan Laporan dari Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yang dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta, Pengucapan Pancasila, UUD 1945 dan Dasa Dharma Pramuka oleh petugas, dilanjutkan dengan Penganugerahan Tanda Penghargaan berupa Lencana Melati, Lencana Dharma Bhakti, Lencana Karya Bhakti dan Lencana Satya Wira, kepada 12 orang terpilih, serta dilanjutkan dengan penyematan Tanda Peserta Jambore Nasional XII kepada dua orang perwakilan peserta, masing masing Putra Abraham Hudori dari Kwarda Papua Barat dan Puteri Alisya dari Kwarda Aceh.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Menpora Erick Thohir, Presiden Prabowo Subianto selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Kamabinas) mengatakan, bahwa Negara Indonesia membutuhkan Pramuka yang Kuat dan Aktif sebagai Generasi Bangsa
” Indonesia membutuhkan Pramuka yang kuat dan Aktif, Pramuka yang menjadi tempat anak anak Indonesia untuk tumbuh dan belajar bersama, oleh karena itu Pramuka tidak boleh dipandang hanya sebagai Ekstrakurikuler di sekolah, melainkan Pramuka harus dipandang sebagai salah satu Program pembentukan Karakter bagi Generasi muda Indonesia ” ujar Presiden dalam sambutan tersebut.
Presiden Prabowo juga mengatakan, bahwa Karakter tidak bisa dibentuk dalam satu hari, dan tidak hanya cukup belajar didalam kelas, karena dalam pembentukan karakter dibutuhkan berbagai sisi, diantaranya kegiatan Kepramukaan ” jelas Prabowo dalam sambutan tertulisnya.
Peringatan HUT Ke-65 Gerakan Pramuka dan Pembukaan Jambore Nasional XII tahun 2026, diakhiri dengan Pembacaan doa, serta Berbagai Atraksi dari Anggota Pramuka seluruh Indonesia.
(Yuliardi)













