BeritaPalembang

Belajar Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Di Masjid Ilham Pipa Reja Palembang

8
×

Belajar Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Di Masjid Ilham Pipa Reja Palembang

Sebarkan artikel ini

Palembang|Duta Berita Nusantara

Mengkafani Jenazah adalah Fardhu Kifayah, dan merupakan salah satu dari empat kewajiban orang yang masih hidup terhadap seorang yang telah meninggal.

Meski terlihat sederhana, namun mengkafani Mayit bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang, biasanya pekerjaan ini diserahkan oleh Ahli waris mayit kepada seseorang yang berprofesi sebagai Bilal atau Modin.

Sejalan dengan hal tersebut,pada hari Rabu malam ba’da Isya tanggal 13 Mei 2026, bertempat di Masjid Ilham yang berlokasi di Jalan Supersemar Pipa Reja Kota Palembang, dilaksanakan Pelatihan Memandikan Jenazah dan tata cara mengkafani Jenazah sesuai syariat Islam, dengan Tutor H Rasyid Kridin yang juga dikenal sebagai Bilal atau Modin.

Hadir dikesempatan tersebut, Ketua Masjid Ilham Abdul Syukurmawi, Ketua Seksi Peribadatan Drs H.Azhari MD,MM dan sejumlah para Jamaah Masjid Ilham.

Dikesempatan tersebut, H Rasyid Kridin menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan tata cara memandikan dan Mengkafani Jenazah.

” Setelah Jenazah atau Mayit dimandikan, maka tugas selanjutnya adalah mengkafani Mayit tersebut, dengan menutup seluruh tubuh menggunakan kain kafan putih bersih, dan disunahkan menggunakan 3 lapis kain untuk pria dan 5 lapis untuk wanita ” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, sebelum mayit dikafani, terlebih dahulu kain Kafan dipersiapkan , termasuk menyiapkan tali pengikat.

” Disiapkan minimal 5 sampai 7 utas tali pengikat, yang nantinya diletakkan di Posisi kepala, dada, perut, lutut, betis dan kaki, selanjutnya bentangkan kain kafan selapis demi selapis, beri wewangian disetiap lapisan serta menutup hidung, mulut dan telinga dengan menggunakan kapas ” jelasnya.

” Kemudian sedekapkan tangan jenazah, ikat kedua ibu jari kaki ” tambahnya

Dia juga mengingatkan, jika Mayitnya seorang laki laki, maka Kain yang digunakan sebanyak 3 lembar dengan ukuran sesuai tubuh mayit tersebut.

” Sebagai mana tertulis dalam Hadist riwayat Imam Turmuzi dari sahabat Ibnu Abas dikatakan bahwa Rasulullah bersabda, Pakailah pakaianmu yang berwarna putih, karena itu sebaik baik pakaian kalian, dan kafani mayit kalian dengannya ” ujar Rasyid Kridin.

Dari pantauan Media Duta Berita Nusantara, kegiatan Pelatihan Memandikan dan Mengkafani Jenazah berlangsung lancar, dengan menggunakan Model sebagai mayit adalah seorang Jamaah bernama Nuradi.

” Saya ikhlas menjadi sample mayit dalam pelatihan ini sekaligus sebagai pengingat diri kita semua, bahwa kehidupan kita didunia ini hanya bersifat sementara ” katanya.

( Yuliardi )