Duta Berita Nusantara | Badung, Bali
Suasana penuh kekeluargaan dan spiritual terasa dalam kegiatan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Caka 1948 yang berlangsung di Gria Sempidi, Minggu (10/5/2026) pukul 17.00 WITA. Kegiatan tersebut menjadi momentum simakrama antar umat sekaligus mempererat rasa persaudaraan melalui semangat saling memaafkan pasca perayaan Hari Raya Nyepi.
Dalam kesempatan tersebut, Ida Nabe Istri menyampaikan harapan agar Ida Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan anugerah dan keselamatan kepada seluruh umat. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjaga kebersamaan serta memperkuat hubungan spiritual melalui simakrama dan saling maaf memaafkan.
“Apabila selama ini ada hal yang kurang berkenan, mari kita saling memaafkan demi menjaga keharmonisan bersama,” ujar Ida Istri di hadapan para umat yang hadir.
Ida Istri juga menjelaskan perjalanan terbentuknya Pura Peyungsungan Gedong Suci (PPGS) yang telah berjalan sejak tahun 2000. Setelah memasuki masa pensiun, Ida Istri memilih fokus ngayah dan melayani umat. Pada tahun 2007, lembaga tersebut resmi berdiri secara sah dengan nama Pura Peyungsungan Gedong Suci. Kemudian pada tahun 2014, Ida Istri melinggih menjadi pendeta dan hingga kini telah mengabdi dalam pelayanan spiritual kepada masyarakat.
Perjalanan pelayanan tersebut terus berkembang, termasuk saat pandemi Covid-19 melanda. Karena keterbatasan komunikasi tatap muka pada masa itu, dibentuklah grup WhatsApp PPGS sebagai sarana komunikasi umat. Hingga kini, jaringan PPGS telah berkembang luas dan memiliki anggota di berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga luar negeri.
Untuk wilayah Bali sendiri, pusat kegiatan PPGS berada di Gria Sempidi dengan jumlah sekitar 378 Umat PPGS Bali. Kehadiran komunitas ini disebut tidak hanya membantu umat Hindu, namun juga melayani masyarakat lintas agama yang datang memohon anugerah kesehatan dan keselamatan.
Melalui momentum Dharma Santi tersebut, keluarga besar PPGS berharap seluruh umat tetap memiliki keyakinan kepada Tuhan serta terus menebarkan pelayanan dan semangat kemanusiaan bagi masyarakat luas.
Semangat kebersamaan, pengabdian, dan keharmonisan diharapkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.














