Denpasar

Dosen Universitas Warmadewa Jadi Juri Lomba Bulan Bung Karno 2026 di Desa Sumerta Kauh, Wujud Sinergi Menanamkan Nilai Kebangsaan

6
×

Dosen Universitas Warmadewa Jadi Juri Lomba Bulan Bung Karno 2026 di Desa Sumerta Kauh, Wujud Sinergi Menanamkan Nilai Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Denpasar

Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai kebangsaan kembali digaungkan melalui rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Desa Sumerta Kauh pada Minggu (21/6/2026). Bertempat di Kantor Perbekel Desa Sumerta Kauh, kegiatan ini melibatkan 15 dosen dari Universitas Warmadewa sebagai dewan juri pada berbagai cabang lomba yang diikuti oleh peserta dari tingkat SD, SMP, hingga Karang Taruna.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi mengikuti perlombaan meskipun kegiatan berlangsung di tengah suasana hari raya dan masa libur.

“Semangat generasi muda dan masyarakat Desa Sumerta Kauh dalam mengikuti Bulan Bung Karno patut diapresiasi. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa,” ujarnya.

Sebagai alumni Universitas Warmadewa, I Wayan Sentana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah berkenan hadir dan berpartisipasi sebagai dewan juri dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran akademisi dari Universitas Warmadewa memberikan nilai tambah sekaligus menjamin objektivitas penilaian dalam setiap perlombaan.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Lomba Menyanyi Lagu Kebangsaan Tingkat SD, Lomba Pembacaan Teks Pancasila Tingkat SD, Lomba Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 Tingkat SD, Lomba Membaca Puisi Tingkat SMP, serta Lomba Pidato Tingkat Karang Taruna.

Pada kategori Menyanyi Lagu Kebangsaan Tingkat SD, dewan juri terdiri atas Ni Wayan Ditha Sasmitha, I Made Aditya Mantara Putra, dan Anak Agung Rai Asmani.

Sementara itu, pada Lomba Pidato Tingkat Karang Taruna, penilaian dilakukan oleh Anak Agung Gde Krisna Paramita, I Wayan Werasmana Sancaya, dan I Kadek Ari Putra.

Untuk kategori Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 Tingkat SD, dewan juri terdiri atas I Made Suniastha Amerta, Ni Made Anggriyani, dan I Dewa Ayu Eka Pertiwi.

Pada kategori Pembacaan Teks Pancasila Tingkat SD, penilaian dilakukan oleh Made Anggita Wahyudi Linggasani, Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, dan Gde Wikan Pradnya Dana.

Sedangkan kategori Membaca Puisi Tingkat SMP dinilai oleh Anak Agung Putu Sugiantiningsih, I Putu Adi Permana Putra, dan Rhesa Anggara Utama.

Keterlibatan dosen lintas fakultas dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Universitas Warmadewa dalam mendukung penguatan karakter kebangsaan di tengah masyarakat. Sebagai perguruan tinggi yang dikenal mengedepankan nilai-nilai nasionalisme, Universitas Warmadewa terus berupaya hadir dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.

Kolaborasi antara Desa Sumerta Kauh dan Universitas Warmadewa menjadi contoh sinergi yang positif antara pemerintah desa dan perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026, Desa Sumerta Kauh kembali menegaskan komitmennya sebagai desa yang konsisten menjaga dan menginternalisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda. Potensi sumber daya manusia yang dimiliki desa menjadi modal penting dalam melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara.

Kegiatan berlangsung dengan meriah, penuh antusiasme, serta mendapat dukungan luas dari masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.

(Humas Universitas Warmadewa)