Aceh UtaraTNI AD

Dukung Potensi Maritim, Babinsa Dambingi Survey Kampung Nelayan Merah Putih Dari KKP Pusat

211
×

Dukung Potensi Maritim, Babinsa Dambingi Survey Kampung Nelayan Merah Putih Dari KKP Pusat

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Aceh Utara

Dalam rangka mempercepat pembangunan kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, Babinsa Koramil 09/Seunuddon Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan pendampingan terhadap tim survey dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pusat. Kegiatan survey ini difokuskan pada pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di Desa Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan survey strategis ini dihadiri oleh Bapak Samony selaku perwakilan KKP Pusat, didampingi Bapak M. Nasir, S.Pi., dan Bapak Tarmizi, S.Pi., dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara. Hadir pula mewakili Danramil 09/Snd yakni Serka Sugianto, bersama unsur pimpinan desa mulai dari Mukim Pante Seunuddon, Geuchik (Kepala Desa), Tuha Peut, hingga perangkat Gampong dan tokoh masyarakat Ulee Rubek Timu.

Di sela-sela kegiatan pendampingan, Serka Sugianto menegaskan bahwa TNI AD melalui peran Babinsa akan selalu mengawal setiap program pemerintah yang bertujuan menyejahterakan rakyat, khususnya para nelayan di wilayah binaan.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan proses survey berjalan aman dan lancar. Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan angin segar bagi warga Ulee Rubek Timu. Kami selaku Babinsa siap mendukung agar program ini tepat sasaran,” ungkap Serka Sugianto.

perangkat desa setempat juga mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan. Serka Sugianto menambahkan,

“Pendampingan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan aspirasi nelayan lokal tersampaikan dengan baik kepada tim survey pusat, sehingga pembangunan KNMP ini benar-benar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan wilayah kita.”

Pihak kementerian melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana pendukung serta potensi kelautan yang ada di desa tersebut guna memetakan kebutuhan pengembangan infrastruktur nelayan ke depan. Sinergi antara pusat dan daerah yang dikawal oleh unsur TNI di lapangan diharapkan dapat mempercepat realisasi desa nelayan yang mandiri dan modern.