BeritaTapanuli Tengah

Kasad: Kebersamaan Kunci Mengatasi Berbagai Permasalahan Masyarakat

7
×

Kasad: Kebersamaan Kunci Mengatasi Berbagai Permasalahan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | TAPANULI TENGAH

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan pipanisasi air bersih dan kegiatan reboisasi di kawasan Biara OSF San Damiano, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program TNI AD Manunggal Air yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses air bersih sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui upaya penghijauan di sekitar sumber mata air.

“Diperlukan kebersamaan antara rakyat dan TNI untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diatasi dengan lebih baik,” ujar Kasad.

Pembangunan jaringan pipanisasi sepanjang 1.700 meter tersebut memanfaatkan sumber air dari Mata Air Bukit Laverna Pandan, dan kini telah dimanfaatkan oleh sekitar 500 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kawasan Biara OSF San Damiano. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya, terutama saat musim kemarau.

Kasad menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, TNI AD terus berupaya menghadirkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat.

“Yang paling penting dari program ini adalah masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan lebih mudah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan rumah tangga, kegiatan sosial, maupun aktivitas keagamaan masyarakat sehari-hari,” imbuhnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak, Kasad juga meninjau pembangunan jembatan modular (Bailey) di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas perekonomian warga.

Kasad menekankan bahwa keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari proses pembangunan, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun perlu dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak terkait.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. TNI AD hadir untuk membantu membangun, tetapi keberlangsungan program sangat ditentukan oleh kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawatnya,” tegas Kasad.

Terakhir, Kasad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga sumber air dan lingkungan sekitar. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang. *(Dispenad)*