Scroll untuk baca artikel
Agama

Perkuat Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau, Kakanwil Kemenag Sumsel Ikuti Salat Istisqa Bersama Gubernur di Griya Agung

5
×

Perkuat Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau, Kakanwil Kemenag Sumsel Ikuti Salat Istisqa Bersama Gubernur di Griya Agung

Sebarkan artikel ini

Palembang | Duta Berita Nusantara

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, bersama Kepala Bagian Tata Usaha dan jajaran Kepala Bidang di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel menghadiri pelaksanaan Salat Istisqa di Halaman Griya Agung Palembang, Kamis (3/9/2026) pagi. Kegiatan ibadah dan doa bersama ini digelar sebagai wujud ikhtiar spiritual mendalam untuk memohon diturunkannya hujan yang membawa keberkahan di tengah ancaman musim kemarau panjang serta dampak kekeringan di wilayah Sumatera Selatan.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa tawakal. Agenda religi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan instansi vertikal, jajaran direksi BUMN dan BUMD, tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, ulama, serta ratusan warga Palembang.

Di sela-sela kegiatan, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Sumsel dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen moral dan kepedulian lembaga dalam merespons tantangan iklim melalui pendekatan keagamaan. Menurutnya, Salat Istisqa bukan sekadar ritual ibadah, melainkan momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperbanyak istigfar, merendahkan hati, dan menyatukan saf dalam memohon pertolongan Allah SWT.

“Salat Istisqa adalah bentuk kepasrahan dan permohonan ampun kita kepada Allah SWT. Di samping berbagai langkah penanganan teknis dan ikhtiar lahiriah yang terus diupayakan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait dalam menanggulangi dampak kemarau, ikhtiar batin melalui doa dan zikir bersama seluruh komponen masyarakat ini sangat krusial agar rahmat berupa hujan yang membawa manfaat segera dicurahkan bagi bumi Sumatera Selatan,” ujar Syafitri Irwan.

Lebih lanjut, Syafitri menegaskan bahwa Kemenag Sumsel terus mendorong seluruh jajaran di tingkat Kabupaten/Kota hingga KUA dan madrasah untuk menggerakkan masyarakat dalam memperbanyak doa, menjaga kondusivitas, serta merawat lingkungan sekitar. Melalui sinergi spiritual antara pemerintah daerah, ulama, instansi vertikal, dan elemen masyarakat ini, diharapkan kondisi lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat terhindar dari dampak polusi udara dan krisis air bersih.