BeritaLangkatTNI AD

Rumah Nyaris Roboh Disulap TNI, Keluarga Miswandi Kini Bisa Tersenyum

5
×

Rumah Nyaris Roboh Disulap TNI, Keluarga Miswandi Kini Bisa Tersenyum

Sebarkan artikel ini

LANGKAT | Duta Berita Nusantara

Derit kayu lapuk dan atap rumbia bocor dulu menjadi bagian dari keseharian keluarga Miswandi di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Setiap hujan turun, air merembes masuk ke dalam rumah. Saat angin kencang datang, bangunan sederhana itu bergoyang, menyisakan kecemasan akan kemungkinan roboh.

Kondisi memprihatinkan itu kini mulai berubah. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0203/Langkat, rumah tidak layak huni milik Miswandi mulai direnovasi menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Rehabilitasi rumah tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD, di mana terdapat lima unit rumah warga yang masuk dalam program perbaikan RTLH di wilayah tersebut. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat, Letkol Inf Medwin Sangkakala, menyampaikan bahwa progres pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan.

“Pengerjaan RTLH yang dilakukan oleh Satgas saat ini telah menyasar lima unit rumah, dan progresnya sudah mencapai lebih dari 50 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen dan kerja keras personel di lapangan dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian yang layak.

Ia menambahkan, seluruh personel terus dikerahkan secara maksimal agar proses pembangunan dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan.

Program rehab RTLH ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa rumah yang lebih layak, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi warga penerima bantuan.

Kini, di tengah proses pembangunan yang terus berjalan, senyum mulai terlihat dari wajah keluarga Miswandi—sebuah tanda bahwa harapan akan kehidupan yang lebih baik perlahan menjadi nyata.

(red)