BandungBerita

Perantau Sumatera Bagian Selatan di Bandung Berkumpul dalam Halal Bihalal HWSBS

6
×

Perantau Sumatera Bagian Selatan di Bandung Berkumpul dalam Halal Bihalal HWSBS

Sebarkan artikel ini

Bandung | dutaberitanusantara.com

Para perantau asal Sumatera bagian selatan yang tinggal di Bandung dan sekitarnya berkumpul dalam kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan Himpunan Wanita Sumatera Bagian Selatan (HWSBS) di Hotel Aston Tropicana, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di antara para anggota yang berasal dari lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya acara. Selain menjadi ajang temu kangen, halal bihalal ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarsesama perantau yang telah lama menetap di Kota Bandung.

Ketua HWSBS, Eva Yasul, mengatakan kegiatan ini memiliki makna penting sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan menghapus segala sekat di antara sesama anggota.

“Melalui momentum ini, kita saling membuka hati, menjaga silaturahmi, dan mempererat rasa persaudaraan tanpa memandang latar belakang daerah,” ujarnya.

Acara mengusung tema “Silaturahmi Membuat Kita Semakin Sehat, Dekat Tanpa Sekat”, yang mencerminkan tekad organisasi dalam menjaga kekompakan dan keharmonisan.

Pembina HWSBS, Yusniati Yaris, mengajak seluruh anggota agar terus memelihara persatuan serta saling memaafkan jika terdapat kesalahan dan kekhilafan. Menurutnya, kebersamaan yang kuat akan menjadi pondasi penting bagi organisasi.

Dalam tausiah yang disampaikan H.Zaki Yadin, SE para peserta diingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, saling menghormati, dan memperkuat tali persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Evizul Saritilawa dan Ani Yasul yang menambah suasana religius.

Melalui kegiatan ini, HWSBS berharap hubungan antaranggota semakin erat dan semangat kebersamaan para perantau Sumatera bagian selatan di Bandung terus terjaga.