Duta Berita Nusantara | Denpasar
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, menggelar kegiatan simakrama dan silaturahmi bersama insan media di Bali. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan antara TNI dan media dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Kapendam IX/Udayana yang mulai menjabat sejak 1 Mei 2026 itu mengawali pertemuan dengan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat Hindu di Bali.
“Semoga kemenangan dharma melawan adharma senantiasa menjadi semangat kita bersama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Kolonel Amrizal Nasution menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya berbentuk ancaman konvensional yang terlihat secara fisik, tetapi juga ancaman yang hadir melalui perkembangan teknologi dan informasi.
Menurutnya, di era digital saat ini, sebuah bangsa dapat terpecah hanya karena kata-kata, gambar, maupun informasi yang tidak benar dan disebarluaskan tanpa tanggung jawab. Karena itu, media memiliki peran yang sangat strategis sebagai benteng informasi sekaligus bagian dari pertahanan negara.
“Media memiliki tanggung jawab besar. Kita semua adalah bagian dari komponen bangsa yang memiliki tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan media harus terus diperkuat,” tegasnya.
Kapendam juga mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah perjuangan bangsa. Ia menilai pengalaman panjang Indonesia selama masa penjajahan harus menjadi pelajaran berharga agar seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Amrizal menegaskan bahwa Kodam IX/Udayana terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan dari masyarakat melalui media. Namun demikian, ia berharap setiap informasi yang berkaitan dengan institusi TNI dapat dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang agar pemberitaan yang disampaikan tetap berimbang dan sesuai fakta.
“Kami bukan manusia yang sempurna. Prajurit TNI juga manusia biasa yang terus berupaya memperbaiki diri. Jika ada anggota yang melakukan kesalahan, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku. Namun kami berharap rekan-rekan media dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu sehingga informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar berdasarkan fakta,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk selalu kooperatif dan terbuka dalam memberikan informasi kepada media demi kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, perwakilan insan media yang diwakili oleh Koordinator Media, Jokowiono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan simakrama tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas sebagai insan pers dengan tetap berpegang pada data serta fakta dalam setiap pemberitaan.
“Kami mengingatkan rekan-rekan media untuk selalu waspada dan menjunjung tinggi prinsip jurnalistik dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian media dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan simakrama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kemitraan strategis antara Kodam IX/Udayana dan insan media dalam menjaga stabilitas informasi serta mendukung pembangunan nasional.














