Tabanan

Kapolsek Selemadeg Barat Tegaskan Netralitas Penanganan Kasus, Warga Klarifikasi Video Viral di Media Sosial

4
×

Kapolsek Selemadeg Barat Tegaskan Netralitas Penanganan Kasus, Warga Klarifikasi Video Viral di Media Sosial

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Tabanan

Polsek Selemadeg Barat menindaklanjuti postingan video viral di media sosial terkait dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam kasus penipuan jual beli mobil yang dilaporkan warga Kecamatan Selemadeg Barat ke Kantor DPD RI Provinsi Bali. Postingan tersebut diunggah melalui akun Facebook Dr. Arya Wedakarna pada Sabtu, 16 Mei 2026 dan menjadi perhatian masyarakat karena menyebut adanya dugaan keterlibatan aparat TNI dan Polsek Selemadeg Barat.

Menindaklanjuti hal tersebut, pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, warga pelapor atas nama I Putu Nofa Adi Putra datang langsung ke Polsek Selemadeg Barat untuk memberikan klarifikasi. Dalam keterangannya, yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah melaporkan adanya keterlibatan personel Polsek Selemadeg Barat dalam dugaan penipuan jual beli mobil, melainkan hanya menyampaikan adanya oknum yang mengaku anggota TNI yang diduga melakukan intervensi terhadap dirinya.

I Putu Nofa Adi Putra juga menjelaskan bahwa selama proses penanganan permasalahan yang dialaminya, dirinya telah mendapatkan pelayanan yang baik dari personel Polsek Selemadeg Barat. Selain itu, Polsek Selemadeg Barat dinilai bersikap netral dan profesional dalam menangani laporan yang bersangkutan sampaikan sehingga tidak ada keberpihakan dalam proses penanganannya.

Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Putu Eka Rai Putra, S.Sos Mengatakan “Sebagai bentuk klarifikasi atas video yang beredar, I Putu Nofa Adi Putra secara sadar dan tanpa adanya unsur paksaan, tekanan maupun bujukan dari pihak manapun membuat video pernyataan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat memahami informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang belum terverifikasi kebenarannya.

Penulis: BagusEditor: Redaksi Dbn