Scroll untuk baca artikel
Serba SerbiSerial cerita viral DBN

Shintalya Azis : ” Mulutmu Harimau Mu “

7
×

Shintalya Azis : ” Mulutmu Harimau Mu “

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Palembang

Mulutmu Harimau Mu 

Oleh: Shintalya Azis

Di sebuah perusahaan ekspor-impor, Mr. X dikenal sebagai sosok yang tegas. Namun, di balik ketegasannya, ada kebiasaan yang membuat suasana kerja perlahan berubah menjadi penuh kecurigaan.

Ia gemar membicarakan bawahannya satu per satu. Kepada si A, ia mengatakan bahwa si B tidak dapat dipercaya. Kepada si B, ia mengeluhkan si C yang dianggap tidak kompeten. Di hadapan orang lain, ia mudah melontarkan penilaian, prasangka, bahkan fitnah yang belum tentu benar. Seolah setiap orang memiliki kekurangan yang harus diumbar.

Awalnya, para bawahan percaya. Mereka mengira informasi itu memang benar karena berasal dari seorang atasan.

Namun, waktu memperlihatkan kenyataan yang berbeda.

Tanpa sepengetahuan Mr. X, para bawahan mulai saling berbincang dan melakukan cross-check. Sedikit demi sedikit mereka menyadari bahwa cerita yang diterima masing-masing ternyata saling bertolak belakang. Mereka akhirnya memahami bahwa sumber masalah bukanlah rekan kerja mereka, melainkan kebiasaan sang atasan yang gemar mengadu domba, menghakimi, dan selalu ingin menjadi pihak yang paling benar.

Ironisnya, selalu ada satu dua orang yang menjadi “anak emas”. Mereka memperoleh perlakuan istimewa karena memiliki karakter yang serupa yaitu gemar menyebarkan cerita, mencari muka, dan membenarkan apa pun yang dikatakan atasan.

Akibatnya, lingkungan kerja menjadi tidak sehat. Kepercayaan memudar. Orang-orang lebih banyak diam daripada berbicara.

Setiap ucapan terasa harus dijaga karena khawatir akan dipelintir menjadi cerita lain.

Sebagai bawahan, mereka sadar tidak mudah melawan keadaan. Kondisi pekerjaan dan tanggung jawab keluarga membuat mereka memilih bertahan. Bukan karena setuju, tetapi karena tidak semua hal dapat diselesaikan dengan perdebatan.

Para bawahan akhirnya hanya berusaha untuk bekerja sebaik mungkin, tetap menjaga integritas dan menghindari ikut menyebarkan keburukan. Terkadang mereka bercanda dengan mengatakan, “kita harus memperbanyak doa. Hanya doa yang bisa mengubah keadaan menjadi lebih baik.”

Dari situasi yang ada membuat mereka belajar bahwa jabatan dapat membuat seseorang didengar, tetapi hanya karakter yang membuat seseorang dihormati.

Mulut dapat membangun kepercayaan, tetapi juga dapat menghancurkannya. Karena itu, jagalah lisan. Sebab benar seperti kata pepatah, mulutmu adalah harimau mu,”.

Banuayu, 4 Agustus 2026

Serba Serbi

Duta Berita Nusantara | Kota Batu GABAS Oleh:…